DetikXpress.id Tangerang – Proyek betonisasi kampung waru Rt. 04/04 Desa sukaharja, kecamatan Sindang Jaya, APBDes 2025 diduga ketebalan beton kurang sesuai dengan spesifikasi dan RAB.
Dari hasil investigasi dilapangan diduga ukuran beton 8-10 centi meter, yang seharusnya sesuai dengan papan bekisting berukuran 12 centi meter.
Aktivis Tangerang Rumaidi mengatakan,” pengerjaan betonisasi di kampung waru diduga tidak sesuai spesifikasi, dan melanggar undang-undang keterbukaan informasi publik,” ucapnya.
Proyek tersebut dapat mempengaruhi kualitas dan kekuatan struktural bangunan. Hal ini bisa menyebabkan beberapa masalah :
1. Kekuatan Struktural : Beton dengan ketebalan yang kurang mungkin tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan beban yang diharapkan. Ini bisa mengakibatkan risiko kerusakan atau kegagalan struktur di masa depan.
2. Ketahanan Terhadap Abrasi : Ketebalan yang kurang juga dapat mempengaruhi ketahanan beton terhadap abrasi dan goresan, yang bisa mempercepat proses kerusakan.
3. Kapasitas Penahan Beban : Ketebalan yang tidak sesuai dapat mempengaruhi kapasitas beton untuk menahan beban dinamis seperti gempa bumi atau beban statis seperti berat bangunan itu sendiri.
Untuk mengatasi masalah ini, langkah-langkah berikut dapat dipertimbangkan :
Evaluasi Kondisi Fondasi : Pastikan fondasi dan tanah di bawah beton dalam kondisi baik dan mampu menahan beban yang akan diterapkan.
Pemantauan Proses Pembetonan : Pantau proses pembetonan secara ketat untuk memastikan bahwa semua lapisan beton diterapkan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Penggunaan Material Berkualitas : Gunakan material berkualitas tinggi dan pastikan campuran beton sesuai dengan standar yang ditentukan oleh standar nasional atau regional yang berlaku.
Inspeksi dan Pengujian : Lakukan inspeksi dan pengujian rutin selama proses pembetonan untuk memastikan bahwa semua parameter, termasuk ketebalan, memenuhi persyaratan.
Konsultasi dengan Ahli : Jika perlu, konsultasikan dengan ahli beton atau insinyur struktural untuk mendapatkan saran lebih lanjut mengenai cara memperbaiki atau menyesuaikan desain beton.
“Dengan langkah-langkah ini, dapat meningkatkan kualitas beton dan memastikan bahwa struktur bangunan memiliki kekuatan dan ketahanan yang diperlukan untuk menahan beban yang diharapkan,” jelas Rumaidi.
Kami akan segera melaporkan kepada insfektorat, BPK RI, agar segera mengevaluasi dan mengaudit proyek botonisasi kampung waru Rt.04/04 Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya,” tutupnya.
(Ervin)












